Sabtu, 03 September 2011
ulangtahun atau kurang umur
Senin, 22 Agustus 2011
Kado Cinta Buat Eyang
Valery gundah, Pa memintanya untuk mencari Tante Wina yang entah berada di mana. Tante Wina adek perempuan Pa, menikah dengan Uncle Jo yang asli Amerika. Pa dan Eyang menolak pernikahan itu, tapi Tante Wina nekat, akhirnya mereka memilih meninggalkan Indonesia dan menetap di Amerika. Dulu Tante Wina pernah berkirim kabar, kalau mereka tinggal di New York, hanya sekali itu Tante Wina mengirim surat. Setelah itu, tidak ada kabar lagi dari Tante Wina. Kejadian ini terjadi ketika Valery masih bayi.
Sekarang Eyang Putri sedang sakit, setiap hari Eyang menanyakan kabar putri satu-satunya itu. Karena anak Eyang hanyalah Pa dan Tante Wina. Pa sudah berusaha bertanya kepada teman-teman tante Wina. Barangkali mereka tau tentang keberadaan Tante Wina. Tapi tak seorangpun dari mereka yang tau. Pa tidak punya banyak waktu untuk menanyakan kepada mereka satu persatu, karena kerjaan Padi kantor tidak bisa di tinggal. Sekarang tugas mulia itu di serahkan Pa kepada Valery. Saran dari salah satu teman Tante Wina, Pa bisa mencoba mencari dengan browsing di internet. Karena Pa sering melihat Valery melototin internet, makanya Pa menyerahkan tugas itu kepada Valery.
“Oke Pa, Val akan coba, tapi Val ga janji ya..,” Valery menyanggupi tugas yang di berikanPa. Val pernah mendengar dari Pak Fuad, guru agamanya, kita akan mendapat pahala jika menjaga silaturrahmi. Jika Val berhasil menemukan Tante Wina, bukankah itu merupakan salah satu makna dari menjaga silaturrahmi.
Mulailah misi mulia itu di jalani Val. Pertama Valery mencari teman melalu Facebook. Di facebook, Val memilih teman yang berasal dari Amerika. Beberapa orang Amerika di add menjadi sahabatnya. Hari ini Val berhasil dapat 10 teman. Memang tak mudah untuk langsung di approve oleh mereka. Tapi Val cukup senang dengan pertemanan ini, dari kesepuluh teman yang berhasil menjadi sahabatnya itu, ternyata hanya satu orang yang tinggal di New York, Keanu namanya.
Val tidak menyi-nyiakan kesempatan untuk langsung bertanya kepada Keanu, kebetulan Keanu sedang online. Val ingin punya lebih banyak lagi teman yang dari New York. Jadi Valery memutuskan untuk chatting dengan Keanu.
Hi..How are u.. enter.
Beberapa detik berikutnya Keanu membalas fine, thanks
Dan merekapun mulai akrab setelah beberapa pertanyaan basa-basi tadi. Hari ini Val rasa sudah cukup dengan chattingnya dan informasi yang diberikan Keanu mengenai kota New York. Val akan menanyakan informasi lainnya besok, sekarang Val ingin mencatat dulu-apa saja yang perlu ditanyakannya. Yang jelas. Val sudah bertekat harus mempunyai teman New York sebanyak-banyaknya. Semakin banyak dia berteman-dengan orang New York, semakin besar juga kemungkinannnya bertemu dengan Tante Wina.
Tadi Val sempat meng add teman-teman Keanu yang berasal dari New York. Tapi mereka belum meng approve pertemanan itu. Jadi terpaksa besok Val melanjutkan misinya. Sebenarnya Val tidak begitu suka chatting di facebook. Val memanfaatkan fasilitas ini hanya untuk memajang foto hasil jepretan dan editannya. Rasanya Val senang jika ada teman-teman yang berkomentar tentang keindahan karyanya. Untuk chatting, hampir tak pernah dilakukan Val. Karena Val tidak terbiasa menghabiskan waktunya untuk yang satu ini. Hanya karena Eyang dan Pa saja, Val melakukan hal ini. Semoga saja Tuhan membukakan jalan melalui fasilitas ini untuk bertemu tantenya, doa Val dalam hati.
Hari ini genap seminggu Val mencari Tante Wina via Face Book. Sejauh ini belum ada kabar satupun yang menjadi titik terang tentang keberadaan Tante Wina. Val sudah mulai bosan dengan misinya ini. Karena seperti yang sudah di duganya, beberapa teman barunya itu mulai berkata-kata tidak sopan ketika mereka chatting. Bahkan ada yang pake minta chat via webcam, bukannya Val tidak mau, tapi kalau dari gaya chatting biasa yang mereka lakukan saja, sudah membuat Val mau muntah, apalagi jika Val mengiyakan chatting via webcam. Val tidak mau merusak semua yang telah di jaganya hanya untuk hal-hal yang tidak penting itu. Val sangat menanamkan di hatinya ada Tuhan yang maha melihat apa yang sedang dilakukannya. Dan Val tidak mau Tuhan menghukumnya gara-gara hal tak berguna itu.
“Hi.., kamu dari Indonesia ya..,” sebuah pesan muncul di inbox Val.
Val memperhatikan pengirimnya. Seseorang yang belum menjadi temannya. Val segera menjawab message itu. “Iya.. kamu dari Indonesia juga ya.. aku add, ya..,” send.
Jeremi, demikian nama teman baru Val. Menurut Jeremi, Ibunya berasal dari Indonesia, makanya dia bisa bahasa Indonesia. Mereka tinggal di Washington. Sepertinya Jeremi anak yang baik, umurnya dua tahun lebih muda daripada Val. Anaknya ceria, karena Jeremi, Val betah berlama-lama chatting, Jeremi tidak seperti teman Amerika Val yang lain yang mulai tidak sopan ketika chatting. Jeremi benar-benar anak yang sopan, menurut Jeremi Ia di wajibkan orang tuanya menjalankan sopan santun khas Indonesia dimanapun Ia berada, makanya Val tambah senang jika chatting bersama Jeremi. Val sampai lupa misi mulianya untuk mencari Tante Wina.
Untunglah pagi tadi Pa mengingatkan kembali sampai dimana perkembangan misi Val. Val hanya bisa menceritakan apa adanya. Val belum bisa menemukan sedikitpun jejak keberadaan Tantenya itu kepada Pa. Sebenarnya Val merasa tidak enak , karena sudah hampir dua minggu Val belum juga berhasil menunaikan misinya. Sementara penyakit Eyang bertambah parah, dan semakin sering meracau memanggil nama Tante Wina. Pa juga telah berusaha mencari tau alamat Tante Wina dengan minta tolong kepada teman-teman Pa yang berada di New York, tapi sampai saat ini, hasilnya masih nihil. Pa juga pernah meminta temannya itu untuk mencari kealamat yang dulu di kasih Tante Wina. Namun ternyata tante wina sudah tidak tinggal di situ lagi.
“Hi.. kemana aja kok sudah dua hari ini ga OL” pesan di Inbox Val dari Jeremi.
“Eyangku masih sakit, aku menjaga beliau dua hari ini, soalnya suster yang biasa jaga Eyang lagi pulang kampung,” send.
“Oooo.., smoga Eyangmu cepat sembuh ya...”
“Ma kasih ya.. btw kamu ganti PP ya..?” Val memperhatikan foto profil Jeremi.
“He’eh, foto kami sekeluarga, aku, Dad n Mom,”
Val mengklik foto profil Jeremi. Ibu jeremi cantik, dan bapaknya yang bule juga ganteng. Wajar saja anaknya jadi ganteng kaya jeremi, batin Val.
Val memperhatikan nama teman-teman Jeremi yang lain, mungkin saja Jeremi punya teman dari New York, karena sudah beberapa hari ini Val tidak menambah teman New York-nya. Kalau Pa tadi tidak mengingatkannya, pastilah ia lupa lagi akan misinya ini.
“ Valery...,” terdengar Pa memanggilnya dari luar kamar.
“Ya Pa...,” Val segera berlari ke pintu kamar dan membuka pintu untuk Pa.
“Bagaimana?” Pa duduk di samping tempat tidur. Hari ini Pa pulang kantor lebih awal. Pa ingin lebih banayak menemani Eyang yang kesehatannya semakin memburuk. Tiba-tiba mata Pa tertumbuk pada sebuah foto yang sedang terpampang di laptop Val. Pa memperhatikan foto itu dengan seksama.
“Val, Pa lihat foto ini ya..” Pa langsung mengklik foto profil jeremi. Tak lama muncul foto Jeremi dan keluarganya dalam ukuran besar. Pa kembali memperhatikan foto itu, sepertinya pa kenal dengan orang yang ada di foto itu.
“Ini siapa Val,” Pa menunjuk foto Jeremi.
‘itu Jeremi Pa, teman Val yang tinggal di Washington,”
“Maksud Pa yang di kiri kanannya”
“Ooo, Jeremi sama Dad n Momnya”
“Apa dia punya foto Momnya yang sendiri, Pa seperti mengenalnya,” foto profil Jeremi terlihat indah sebenarnya, mereka berfoto dengan background sunset, sehingga setiap orang yang di foto itu, tidak begitu jelas terlihat.
“Val tanya dulu ya pa..”
Val membuka kolom chatting di facebooknya. Kebetulan Jeremi sedang online.
Jemi, mau tanya dunk, punya foto Mom yg lg sendri ga
Ada
Posting ya
Pengen kenal calon mertua ya.. J
Ih, jemi... :p
Pa mo liat nih.. J
Pa kamu lagi d situ J
Ya
Knp ingin liat foto Mom, jangan2 Pa kamu naksir Mom ya.... :P
Jemi.......!!!!!
Ok... gitu aja marah..... :p, bentar q posting ya... J
Ok q tunggu...
Beberapa menit kemudian ada message lagi dari Jeremi.
Udah tuh...
Val segera membuka foto yang baru saja di posting Jeremi. Pa ikut melihat foto itu. Pa tadi berpikir, sepertinya Mom Jeremi mirip sekali dengan Wina adeknya. Semoga saja itu memang Wina doa Pa dalam hati.
“Ya Tuhan... !! Benar Val, ini Tante Wina !” Pa berteriak senang, setelah foto itu terlihat maksimal.
Di foto itu terlihat seorang wanita cantik yang mirip dengan Eyang. Wanita di foto itu sedang tersenyum memperlihatkan lesung pipinya yang persis Eyang. Mungkin ketika mudanya Eyang secantik wanita yang di foto itu. Val belum pernah bertemu Tante Wina, hanya melihat foto tante Wina saja, namun foto-foto tante wina yang ada di rumah tidak begitu jelas di lihat, mungkin karena album foto itu dulu pernah terendam banjir ketika rumah mereka kebanjiran dulu.
“Val, coba tanya nama Mom Jeremi,” pinta Pa, membuyarkan lamunan Val.
Jemi kalau boleh tau, nama Mom siapa?
Ada apa sih..tadi minta foto sekarang nanya2 nama Mom J
Plis... Jemi, aku sudah ceritakan kalau aku lagi nyari adek Pa yang udah lama ga ada kabar. Tadi Pa melihat foto keluargamu, Pa merasa Mom mirip adek Pa, makanya Pa minta agar kamu posting foto Mom yang lagi sendiri. Ternyata dugaan Pa benar, Your Mom mirip Eyang. Apakah namanya Tante Wina?
Ya Tuhan... benar Val.. nama Mom Wina Wibisono. Berarti kita cousin ya
Pa yang ikut membaca chattingan Val jadi berteriak gembira.
“Val tolong minta nomor telpon Mom-nya Jeremi, Pa mau bicara”
Jemi, minta no Hp Mom dunk, katanya Pa mo bicara
Jeremi menulis no Hp Momnya
*****************************
“Bu..,” Tante Wina sudah berada di sampin Eyang. Pa berhasil berbicara dan meminta Tante Wina pulang ke Indonesia kemaren. Pa bercerita kepada Tante Wina tentang Eyang yang merasa bersalah, karena telah menolak pernikahan Tante Wina dan Uncle Jo. Dan Pa juga mengatakan saat ini Eyang sedang sakit. Tante Wina setuju untuk ke Indonesia. Saat ini mereka sekeluarga sudah berada di sini.
Eyang membuka matanya sambil menyebut nama tante Wina,”Wina....benarkah ini Wina...” Tante Wina mengangguk sambil memeluk Eyang.
“Maafkan Ibu ya...Wina...,” Eyang mencari-cari tangan putrinya yang sudah lama dia rindukan itu. Tante Wina segera meraih tangan Eyang dan menggenggam tangan tua itu seraya menciumnya dan meletakkan kembali di dadanya.
“Wina yang bersalah Bu...Wina sudah jadi anak durhaka, karena tidak mematuhi keinginan Ibu, maafkan Wina Bu...,” Tante Wina sesungukan di pelukan Eyang. Kedua anak beranak itu saling berpelukan melepaskan segala kerinduan dan kemarahan yang pernah ada.
Jumat, 10 Juni 2011
Pendidikan bagi segala umur.
Pendidikan bagi segala umur.
Kita pasti pernah mendengar hadits Rasulullah saw mengatakan bahwa tuntutlah ilmu dari ayunan sampai keliang lahat. Jika kita mendengar, atau membaca hadist ini, pastilah kita semua mengerti dengan apa yang dimaksudkan oleh Rasulullah saw, yaitu belajar itu di mulai sejak kita masih bayi, atau dalam ayunan dan tidak akan pernah berhenti sampai ajal menjemput kita. Hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk membahas sebuah yayasan islam yang mendidik semua umur atau usia ini. Yayasan Almuchtar , itulah nama yayasan tersebut, yayasan yang terletak di utara kota Bekasi propins Jawa Barat. Yayasan yang di beri nama Al muchtar ini didirikan tahun 19... oleh kh. Ishomudin muchtar, salah seorang anak dari Kh. Muchtar thabrani yang juga merupakan seorang tokoh islamdi daerah bekasi dan sekitarnya.
Yayasan ini bebar-benar mengamalkan hadist yang kita baca di atas tadi. Murid-murid yang ada di sini bukan saja terdiri dari anak TK dan Sd, tapi juga ada murid SMP bahkan beberapa orang tua wali murid yang juga ikut belajar di yayasan ini. Mungkin kita berpikir bahwa para orang tua ini hanya mengikuti taklim biasa saja sebagaimana, taklim- taklim pada umumnya, tapi jika kita melihat kedalamnya, ternyata para wali murid ini sedang belajar membaca al quran dengan menggunakan metode qiraati.
Yayasan yang tadinya hanyalah sebuah pengajian atau majelis taklim ini, kemudian melebarkan sayapnya mendirikan sebuah TKIT dan SDIT, selanjutnya Ustadz ishom demikian biasanya beliau di panggil, juga mendirikan sebuah SMPIT, tak cukup dengan itu pendidikan yang diajarkan dari sejak TK sampai SMP ini menggabungkan dua metode pendidikan, yaitu pendidikan agama islam dan pendidikan umum sebagaimana yang kita temui di sekolah-sekolah negeri. Ketiga sekolah ini sekarang berkembang dengan sangat pesatnya.
Karena berasal dari sebuah majelis taklim, maka ustadz isham tetap mengelola beberapa majelis taklim di sekitar yayasan yang didirikannya itu.
Yang menarik disini adalah ketika kita masuk kekawasan pendidikan ini, kita akan menemukan sesuatu yang tidak biasa dari sekolahlainnya. Ketika anak-anak atau para siswa datang kesekolah, para guru sudah berdiri berjejer menyambut kedatangan mereka, baik untuk siswa tk maupun siswa sd. Tepat jam tujuh lima belas bel tanda masuk sekolahpun berdering. Anak-anak yang masih berkeliaran dia halaman atau dalam kelas segera menuju teras sekolah mereka diiringi panggilan dari salah seorang guru dengan menggunakan bahasa inggris atau bahasa arab. Setelah para siswa itu berkumpul di teras kelas mereka, maka acara tadaruspun dimulai, salah seorang dari murid-murid ini membacakan sebuah surat pendek dengan menggunakan mikrofon diiringi oleh murid-murid yang lain.
Selesai tadarus salah seorang guru melanjutkan dengan pengulangan vacabulary untuk bahasa inggris atau mufradat untuk bahasa arab. Hal ini lah sepertinya yang membuat anak- anak yang bersekolah disini jadi terbiasa mendengarkan bahasa inggris atau arab, sehingga mereka tidak mengalami kesulitan ketika mereka mempelajari bahasa arab, inggris bahkan hafalan alquran sekalipun. Diantara anak-anak yang sempat saya wawancarai mereka mengatakan sangat menyukai pelajaran tahfidz , bahasa inggris dan bahasa arab. Alasan mereka karena pelajaran ini setiap hari mereka dengar sebelum mereka belajar.
Mungkin, karena pengulangan yang setiap hari kita lakukan , sehingga mereka sudah terbiasa, dan haal dangan sendirinya, demikan pendapat pak maman...(...)
Tak hanya sampai disitu saja yang membuat sekolah ini lebih menarik adalah beberapa wali murid yang sedang menunggu anaknya juga bisa belajar membaca alquran dengan metode qiraati ( terutama wali murid TK ) , sambil menunggui anak-anak mereka, yayasan memfasilitasi belajar qiraati ini, Karena sebagian wali murid beranggapan bahwa anak mereka harus lebih baik dari mereka. Hal inilah yang mereka dapatkan di Al muchtar ini, jadi agar waktu para wali murid ini tidak terbuang sia-sia, maka yayayan akhirnya memberikan wadah untuk para wali murid yang belum bisa atau belum lancar membaca alquran dangan menunjuk seorang guru yang sudah berpengalaman dalam mengajarkan qiraati ini sebagai mentornya.
Sekolah yang mempunyi visi dan misi ...... ini berharap kelak di masyarakat, anak didik mereka bisa menjalankan kehidupan sosial dan agama mereka secara berdampingan dan sejalan. Yang menjadi unggulan di skolah ini adalah pelajaran tahfizd, bahasa inggris dan bahasa arab, untuk pelajaran tahfidz sendiri, semua siswa SDIT yang telah menamatkan Sdnya maka dengan demikian mereka juga telah menamatkan hafalan al quran juz ke tigapuluh. Hal ini menjadi suatu kewajiban di sekolah ini. Mungkin dalam pikiran kita akan sangat sulit untuk menghafalkan satu juz bagi anak-anak dengan segudang pelajaran lainnya. Tetapi ternyata tidak demikian, seperti syifa ananda contohnya, murid kelas lima di SDIT al muchtar ini sudah berhasil mengkhatamkan hafalan juz tiga puluhnya, “insyaallah semester satu kelas enam, Syifa bisa melanjutkan hafalan alquran juz duapuluh sembilan dan seterusnya.” Begitu kata syifa sambil tersenyum senang.
Teman-teman yang lain di kelas lima juga hampir semuanya sudah hafal juz ke tiga puluh, semester ini saja kita ualangan tahfizdnya di suruh baca surat annaba’ berarti semua anak kelas lima sudah hafal juaz tiga puluh” tambah Syifa
“Asyik kalau menghafal juz tiga puluh ini, kita kadang berlomba-lomba siapa yang hafalannya paling banyak, meskipun kita baru di suruh menghafal 10 ayat surat annaba’ tapi kita semua menghafalkannya sampai ayat 40 jadi kadang dulu-duluan sama teman-teman, pokoknya seru deh” tambah Farah teman Syifa, ketika ditanya apakah mereka menemukan kesulitan disaat menghafal surat-surat pendek itu.
“alhamdulillah kita sudah meluluskan sebanyak duaratus orang lebih para hafidzulquran juz tiga puluh ini” insyaallah mereka terus melanjutkan menghafal alquran dan menerapkannya dalam kehidupan mereka sehari-hari” Ujar kepala SDIT al Muchtar Bpk Agus salaim M .pd
Manasik haji
Program lainnya yang diselenggarakan yayasan ini adalah program manasik haji dan sekaligus menjadi KBIH. Setiap tahun antara bulan zulhijjh dan zulka’dah, semua siswa dari mulai siswa TK, SD maupun SMP, diwajibkan untuk mengikuti program manasik haji, lokasi manasik haji tidak jauh dari lingkungan sekolah, yayasan membuat sedemikian rupa, tahapan-tahapan yang harus di kerjakan jamaah haji ketika sedang berada di makkah almukarramah. Mulai dari cara tawaf, sa’i, melempar jumrah, bermalam di mina, sampai wukuf di arafah, acara ini di buat semirip mungkin dengan aslinya. Tentunya dengan beberapa penyesuaian. Pada hari itu, para siswa ini juga memakai pakaian ihram layaknya jamaah calon haji. Sebelum mereka mulai manasik, ustazah hj, mila jamilah ( istri dari KH, ihsomudin muchtar) akan memberikan sedikit tausiah menjelang keberangkatan mereka ke “mekah”.
Setelah itu mereka pun mulai berjalan menuju padang arafah, dengan diringi bacaan talbiyah yang di pandu oleh guru- guru mereka yang berperan sebagai pembimbing para calon jamaah haji tersebut. Seanjutnya proses manasik haji dinlaksanakan sampai urutan-urutan acaranya selesai.
Tidak saja bagi para siswa, bagi orang tua murid yang juga ingin mengikuti proses manasik haji, yayasan juga memberikan waktu khusus untuk jamaah yang sudah dewasa ini, biasanya dilakukan beberpa hari setelah manasik bagi siswa dan siswi.
Mutu tinggi harga terjangkau.
Untuk sekolah-sekolah swasta sejenis, jika kita bandingkan dengan ilmu yang di peroleh serta banyak nya uang yang harus dikeluakan, maka yayasan ini lebih murah dalam angka-angka yang harus di keluarkan. Tidak saja murah, namun mereka juga punya kwalitas yang baik dengan telah terakreditasiya semua sekolah yang berada dalam naungan yayasan ini. Yayasan juga tidak melulu memikirkan uang , sebagaimana niat yang pada awalnya adalah untuk memberikan pendidikan yang murah daqn berkwalitas bagi masyarakat sekitar, yayasan ini juga memberian beasiswa bagi anak-anak yang kurang mampu dan anak yatim. Beasiswa yang diberikan biasanya dilihat dari berbagai macam pertimbangan, ada yang mendapatkan beasiswa penuh, ada juga yang mendapatkan beasiswa limapuluh persen dari biaya pendidikan.
Sebelum program BOS dari pemerintah bergulir, beasiswa ini di peroleh dari subsidi silang dari murid-murid yang mampu, namun setelah adanya dana Bos dari pemerintah, dana Bos ini menunjang seratus persen beasiswa, dan sisanya dibagi kepada murid murid biasa sesuai dengan peraturan yang telah di tetapkan bersama FKKS sekolah ini.
Outing program
Setiap tahun juga murid-murid melaksanakan outing program ke berbagai tempat, diantaranya ke monas, taman ismail marzuku, out bond ke mekar sari, dan lain sebagainya. Untuk outing sendiri sudah tidak dipungut biaya lagi bagi murid-murid, karena biaya ini sudah termasuk biaya kegiatan selama setahun yang di bayar oleh wali murid ketika para siswa naik kelas, atau sebagaimana yang sering kita dengan dengan uang daftar ulang.
Saat ini sekolah yang setiap tahun bertambah umur dan bertambah kapasisas ruangan ini, sedang berbenah diri untuk manajemen keuangan yang lebiih baik, saat ini dalam lingkungan sekolahnjuga sedang dibanyan sebuah cabang bank muamalat, semoga saja dengan adanya bank ini akan semakin memperkokoh pengelolaan keuangan sekolah,
Taubat Mr kopiah
“Wahai manusia seluruhnya bertaubat dan mohon ampunlah kepada Allah. karena sesungguhnya aku memohon ampunan kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari.
Jika kita melakukan suatu dosa atau kesalahan, segeralah bertaubat, Sesungguhnya Allah maha luas ampunannya. Karena Allah tahu bahwa manusia tempat salah dan lupa,” Mr Kopiah menutup pelajaran kami hari ini dengan kutipan hadist Rasulullah SAW.
“TEEEETTTT..,” bel tanda pulang sekolah berbuyi.
Kami semua segera merapikan buku dan mulai membaca doa selesai belajar. Aku hari ini ada janji dengan Mrs Kopiah untuk ke rumahnya dan menginap di sana.
********
Aku tiba-tiba merasakan sesuatu yang kasar menimpa wajahku, sesuatu yang mendengus-dengus seperti anjing yang sedang mengendus di pipiku, beribu benda halus, tajam dan runcing menghujani pipiku. Aku megap-megap kehabisan napas, sesuatu itu sekarang sedang menindihku, memelukku kasar, sehingga untuk berontakpun aku tak bisa, sampai aku pingsan dan tak sadar.
Azan subuh berkumandang, aku terbangun dengan bersimbah keringat. Astaghfirullahalazhim, apa yang terjadi padaku, di mana aku, aku hanya menyaksikan kegelapan di sekitarku. Tak jauh dari tempatku tidur, samar-samar aku melihat seorang laki-laki sedang melakukan shalat , mungkin shalat sunnah fajar. Aku baru ingat, saat ini aku sedang berada di rumah guruku Mrs Kopiyah begitu saja sebaiknya kita memanggilnya. Kemarin aku di ajak beliau untuk menginap di rumahnya, sepertinya aku tertidur di ruang keluarga ini. Dari kejauhan aku mendengar suara air di kamar mandi. Aku rasa itu Mrs yang sedang wudhu. Lampu ruang keluarga itu ternyata belum dinyalakan.
Aku buru-buru membenahi selimut yang cukup tebal yang membaluti tubuhku, ternyata aku benar-benar tertidur di ruang keluarga ini, untunglah Mrs berbaik hati menyelimuti aku dengan selimut tebal dan hangat ini sehingga aku tidak menggigil kedinginann di malam yang memang sangat dingin itu. Setelah melipat selimut dan merapikannya di atas bantal yang kugunakan untuk tidur semalam, aku segera menuju kamar mandi, dan kebetulan Mrs sudah selesai dengan wudhunya. Aku menggosok gigi dan langsung berwudhu. Lalu kami shalat subuh berjamaah.
Sampai siang ini, mimpi aneh semalam masih saja berkeliaran dalam pikiranku. Hari minggu ini, Mr sedang ke sawah guna melihat perkembangan benih yang baru beliau semai beberapa hari yang lalu, sedangkan Mrs mencuci pakaian dan sudah ku bantu membilas dan menjemurkannya, kegiatan selanjutnya adalah memasak untuk makan siang. Pagi tadi, sebelum Mr kesawah, kami sarapan goreng pisang dan ketan serta secangkir teh. Goreng pisang dan ketan pemberian kerabat Mrs yang tinggal di sebelah rumah beliau. Meskipun sarapan pagi itu sangat nikmat, namun pikiran tentang mimpi anehku semalam masih belum hilang dari kepalaku. Aku lebih banyak diam.
Mrs Kopiah, ternyata memperhatikan perubahan sikap yang terjadi padaku, karena selama beliau mengenalku, aku adalah anak yang periang kalau tidak mau di katakan cerewet. Mrs Kopiah adalah guruku yang paling aku sayangi, beliau sudah kuanggap seperti ibuku sendiri yang sudah lama berpulang kepangkuan Ilahi.
“Sya kamu sakit, sepertinya kamu pendiam hari ini”, ujar Mrs sambil menyiangi ikan yang baru beliau tangkap di empang di belakang rumahnya. Aku ikut menangkap ikan itu tadi dengan menggunakan tangguak.
“Tidak Mis, aku baik baik saja.”
“Hmmm Mis tau. Karena tidak Mis bangunkan untuk tidur di kamar kan.”
“Ah..gak kok Mis, aku tidak apa-apa tidur di ruang keluarga, aku berterima kasih Mis sudah menyelimui aku, dengan selimut yang hangat.”
“Kamu biasanya ceria, kenapa hari ini kamu terlihat pemurung, apa yang sedang kamu pikirkan Sya, kamu tidak senang bersama Mis disini?”
“Oh...tidak begitu Mis, aku senang disini. Aku ...hhmmm agak sedikit pusing saja,” ujarku berkilah. Karena aku tak berani menceritakan mimpi anehku kepada ibu yang baik hati ini. Aku tidak mau beliau jadi merasa bersalah padaku. Dengan sekuat tenaga kuhilangkan bayangan mimpi aneh itu dari pikiranku. Dan aku berhasil kembali seperti aku yang biasanya. Dan Mrs-pun sudah tidak menanyakan lagi masalahku.
Sampailah pada saat waktu tidur kembali. Sama seperti kemaren, kami menonton TV dan aku bermanja-manja dengan Mrs, sampai aku ketiduran lagi. Setelah beberapa lama tidur nyenyak, tiba-tiba aku merasakan mimpi yang sama seperti semalam lagi, kali ini mimpi itu lebih mengerikan, pelukan itu lebih kencang dari semalam, dan hujanan ribuan benda kasar, dan tajam itu semakin bertubi-tubi menghajar wajahku, dengusan anjing kelaparan mulai terdengar di kupingku, napasku sesak aku megap-megap , tapi kali ini aku tidak mau pingsan, aku harus bangun dari mimpi buruk ini, ya Allah bangunkan aku, aku berontak berusaha melepaskan pelukan kasar yang sangat erat ini.
Sayup-sayup aku mendengar suara yang mengatakan ayo kita nikmati malam ini, suara yang tidak asing bagiku, suara yang membuat aku hampir pingsan, ternyata semua ini bukan mimpi, ini nyata ini benar-benar terjadi, aku sedang di peluk oleh seseorang yang sangat aku hormati, aku segani dan bahkan kupuja sebagai selayaknya orangtuaku sendiri. Sang Mr yang aku hormati itu ternyata sedang berusaha menjamahku, meskipun aku terkurung dalam selimut tebal tapi , wajahku berhasil di perawaninya. Ribuan benda kasar dan tajam itu ternyata kumis dan bakal jambangnya, aku berkelit, aku tak mau kulitku yang masih perawan di sentuh oleh lelaki yang bukan muhrimku, lelaki yang bukan suamiku. Tapi usahaku sia-sia, betapapun aku sekuat tenaga berontak dan menghindari wajahku agar tak tersentuh oleh kumis dan bibir bajingan itu, tetap saja hal itu percuma, aku terbalut selimut hangat dan dengan kaki dan tangannya yang kuat menjadikan aku sebagai gulingnya, benar hanya wajahku saja yang di jamah, tapi aku sungguh tidak ikhlas dan tidak ridho, aku hanya bisa menangis, aku tidak bisa berteriak, nafasku begitu sesak karena berada dalam cengkaraman lelaki tengil itu, aku benar-benar hampir berhenti bernafas, tapi aku harus menghentikan kebiadaban yang sedang aku alami. Aku tau konsekuensi jika aku berteriak, pasti akan membangunkan Mrs dan akan membuat beliau shok, atas ulah suaminya. Dan tentunya beliau juga akan marah padaku , karena berhasil membuat suaminya berpaling darinya. Pada akhirnya aku menggigit pipinya yang mampir di sekitar mulutku. Gigiku yang tajam berhasil menyabet kulit keribut itu. Ku tancapkan gigiku sekuat tenaga, sehingga membuat dia mengaduh dan segera meninggalkanku.
Itulah sahabat, setelah perangai setan itu dilakukannya padaku, ditengah kegelapan malam, bajingan itu bangkit, entah dia sudah merasakan kenikmatan yang diinginkanya entah tidak, dia pergi kekamar mandi dan membiarkan aku terkapar tak berdaya sambil menangis menyesali apa yang terjadi. Beberapa saat aku mendengar gemericik air, entah air wudhu atau air mandi jenabat aku tak tahu. Beberapa waktu kemudian bajingan itu keluar dari kamar mandi dan melakukan shalat. Entah shalat apa yang dilakukannya setelah melakukan perbuatan setannya padaku. Ataukah dia sedang bertobat memohon ampun kepada Allah, seperti yang pernah diajarkannya kepadaku. Entahlah..
Tapi apa guanya, dia hanya tobat sambal, tidak sebenar-benar tobat sebagaimana yang diajarkan junjungan kita itu. Sama seperti yang kemaren yang dilakukannya padaku. Aku tercenung, berarti malam kemarin itu aku benar-benar pingsan, dan baru tersadar ketika azan yang membangunkanku. Apakah setan tua itu tidak menyadari kalau aku benar-benar pingsan kemarin malam itu. Benar-benar setan sudah bersarang di hati tua bangka ini. Karena sama seperti saat ini setelah setan tua itu selesai salat, azanpun berkumandang. Sepertinya dia sudah memperhitungkan jam dan waktu yang tepat untuk melakukan perbuatannya. Aku benar-benar tidak bisa memaafkan setan tua itu. Tapi kemana sang Mrs, apa dia tidak tau perangai suaminya ini. Apa dia pura-pura tidak tau atau, dia ikut bersekongkol menghadirkan para calon mangsa kerumahnya. Wallahualam
Kalian tau sahabat, setelah itu aku buru-buru mandi, seperti mandi jenabat yang diajarkannya, meskipun hanya wajahku yang bersentuhan dengan kulitnya, tapi aku tetap menganggap itu adalah najis atau hadast besar yang harus ku bersihkan dengan mandi jenabat. Biasanya mandi itu aku lakukan ketika selesai haid, namun sekarang pertamakalinya aku melakukannya karena lelaki. Aku hanya bisa menangis dan mohon ampun kepada Allah atas segala perbuatan terkutuk itu. Untunglah pagi itu hari senin dan saatnya harus sekolah, jadi kalau aku mandi subuh-subuh seperti itu aku tidak akan ditanya, karena selesai salat subuh dan sarapan kami kembali kesekolah, aku sebenarnya tidak ingin berboncengan dengan setan tua itu, tapi aku tidak punya pilihan, jika aku berjalan menuju sekolahku, pasti aku akan sangat terlambat, apalagi aku tidak mau Mrs curiga dengan tingkahku itu. Akhirnya sama seperti waktu aku datang, kali ini aku juga duduk di tengah, tak sengaja aku melihat ke kaca spion motor, senyuman setan tua itu membuat aku bertambah muak dan ingin muntah, aku berjanji tidak akan kerumah ini lagi.
********
“Sya, maafkan Mr ya, maukah kamu ke rumah hari ini,” pinta Mrs kopiah. Aku mematung tidak tahu harus menjawab apa. Hampir sebulan Mr kopiah sakit. Dan saat ini dia berpikir ajal akan menjemputnya. Dia membuat pengakuan dan meminta maaf kepada Mrs tentang perbuatannya terhadap beberapa murid perempuan yang menginap di rumahnya. Sebenarnya Mrs terpukul mendengar pengakuan itu. tapi sebagai manusia yang tidak luput dari dosa, Mrs memaafkan suaminya. Mrs meminta suaminya itu untuk meminta maaf juga kepada semua murid perempuan yang pernah disakitinya.
“Mis.. saya sudah memaafkan Mr dan berusaha melupakan semua kejadian itu. Tapi saya tidak bisa ke rumah Mis. Saya masih trauma. Saya hanya bisa berdoa semoga Mr cepat sembuh.”
“Terima kasih Sya, Mis tau, pasti kamu keberatan jika harus ke rumah lagi. Kalau suatu saat kamu sudah bisa melupakan hal itu, Mis harap kamu bersedia main kerumah lagi ya Sya,” Mrs memelukku . Kulihat butiran bening di sudut matanya.
Bekasi, 8 Rabiul Awal 1432 H
Minggu, 05 Juni 2011
Promo Oriflame
Branch Action Juni
Dapatkan potongan harga besar-besaran di Branch Action Juni
| Kode | Produk | BP | Harga Katalog |
| 13929 | Almond rice pudding soap bar | 1 | 4,500 |
| 14353 | Oriflame Beauty forever eyes - Cappuccino Beige | 3 | 15,300 |
| 4204 | Shower Gel With Energising Lime and Ginger | 4 | 23,000 |
| 15282 | Lip classic - Red Rose | 2 | 11,500 |
| 1805 | Relaxing Foot Bath | 3 | 19,200 |
| 17583 | Delight Eau de Toilette | 11 | 60,800 |
| 10632 | milk & honey nourishing face cream | 6 | 30,700 |
| 570041 | Manicure Center | 3 | 30,700 |
| 17244 | Visions V* For Your Eyes Only - New York Funk | 2 | 9,900 |
| 17245 | Visions V* For Your Eyes Only - Paris Romance | 2 | 9,900 |
| 17252 | Visions V* For Your Eyes Only Eye Shadow - Angel | 2 | 11,500 |
| 17253 | Visions V* For Your Eyes Only Eye Shadow - Star | 2 | 11,500 |
| 17254 | Visions V* For Your Eyes Only Eye Shadow - Gorgeous | 2 | 11,500 |
| 17255 | Visions V* For Your Eyes Only Eye Shadow - Lovely | 2 | 11,500 |
| 17256 | Visions V* For Your Eyes Only Eye Shadow - Wicked | 2 | 11,500 |
| 17257 | Visions V* For Your Eyes Only Eye Shadow - Mystic | 2 | 11,500 |
| 17259 | Visions V* For Your Eyes Only Eye Shadow - Devil | 2 | 11,500 |
| 17261 | Visions V* For Your Eyes Only Eye Shadow - Chic | 2 | 11,500 |
| 14823 | Visions V* Disco Fever Lipstick - Strobelight Honey | 3 | 15,300 |
| 14821 | Visions V* Disco Fever Lipstick - Cosmopolitan Red | 3 | 15,300 |
| 2982 | V* Fast N Furious Nail Polish Roller blader | 3 | 17,600 |
| 2986 | V* Fast N Furious Nail Polish Party animal | 3 | 17,600 |
| 13614 | Base coat | 3 | 19,200 |
| 13775 | Nail Polish Corrector Pen | 5 | 26,800 |
| 22215 | Jet Set Trolley | 23 | 253,100 |
Selasa, 24 Mei 2011
Rabu, 18 Mei 2011
Berburu Jodoh
Setelah tiga tahun merantau akhirnya Ia bisa berafas lega, Ia berhasil meraih cita-citanya menjadi seorang pegawai di sebuah instansi pemerintahan. Kini Ia bisa membantu keuangan keluarganya dan menyekolahkan adik-adiknya. Hanya satu yang belum, istri! Sebulan yang lalu, Amak mulai memberikan lampu hijau agar ia segera mencari belahan jiwanya itu.
Amak berharap Ia bisa menemukan jodohnya tahun ini. Ia tidak mau mengecewakan ibunya. Temannya merekomendasikan seorang gadis untuknya. Berbekal foto si gadis itulah ia mudik kekampung halamannya, lebaran tahun ini.
“Apa ndak ada yang lain Ben,” sebuah pertanyaan Amak yang membuatnya bingung.
“Kenapa Mak?”
“Amak berharap, istri Ang sekampung dengan kita, urang awak, jadi Amak takkan merasa kau tinggalkan. Kalau Ang menikah dengan orang seberang, Amak khawatir Ang akan melupakan Amakmu ini. Setidaknya, kalau Ang menikah dengan urang awak, pasti istrimu itu juga ingin pulang kampung, dengan demikian, Ang pun ikut pulang kampung mengunjungi Amak” jelas Amak dengan air mata yang menganak sungai di pipi tuanya.
Jangan sampai Amak menangis, karena hal itulah yang paling ditakutinya, ia tak mau jadi anak durhaka, ia menyerah. “Baiklah Mak, aku mengerti maksud Amak.”
“Besok Ang temui Mak Etek Man, Amak sudah bicara dengannya,” titah Amak tak terbantahkan. Besok hari lebaran, aku akan ke rumah beliau sekalian silaturrahmi, batinnya.
Selesai shalat ‘ied Ia berkunjung kerumah mamaknya itu. Beliau adik kandung Amak. Ternyata Mak Etek sudah merencanakan sesuatu. Setelah makan, beliau mengajak keponakannya itu berkunjung kerumah Pak Sutan.
Pak Sutan mempunyai seorang anak gadis. Setelah berbasa-basi sedikit Mak Etek melontarkan keinginannya kepada Pak Sutan. Pak Sutan menyerahkan keputusan kepada anaknya. Setelah ditanya langsung kepada Nita anaknya, ternyata Nita menolak, sudah punya pacar, demikan alasannya.
Tak putus asa, Mak Etek mengajaknya kerumah teman beliau yang lain yang juga mempunyai anak gadis. Sudah lima rumah yang didatanginya hari itu, jawaban yang diberikan para gadis itu tetap sama, sudah punya pacar. Ia hampir putus asa.
“Besok kita datangi lagi rumah kawan Mak Etek yang lain, tenang saja, masih banyak gadis di kampung kita, pasti salah satunya adalah jodohmu,” hibur Mak Etek.
Sesuai perjanjian dengan Mak Etek kemarin, hari ini Ia mulai berburu jodohnya lagi. Semalam ia sudah berdoa dan melaksanakan salat istikharah, Ia memohon kepada Rabbnya, agar di beri kemudahan dalam perburuannya hari ini.
“Silahkan di minum Pak,” suara lembut gadis berkerudung. Gadis ini adalah anak teman Mak Etek yang dikunjunginya pagi ini. Gadis ini berbeda, setelah tersenyum sambil menunduk dia berlalu meninggalkan mereka. Bapak si gadis juga sangat ramah, mereka saling bertukar cerita. Entah mengapa ada rasa nyaman berada dirumah ini, aku harus mendapatkan gadis ini, tekadnya dalam hati.
3 tahun kemudian (2 oktober 1998, jum’at jam 9.30 WIB)
“Saya terima nikah dan kawinnya Naila Syafitri binti Yusri dengan mahar sepuluh gram emas di bayar tunai.”
Allah mengabulkan doanya untuk menjadi suami gadis berkerudung itu. Meskipun untuk itu ia harus menunggu selama 3 tahun, karena si gadis harus menyelesaikan sekolahnya. Terima kasih Rabb, bimbinglah hamba untuk menjadi pemimpin rumah tangga yang Engkau ridhoi, amin...