Liburan sekolah
“ Libur sekolah kali ini ada cerita seru yang akan aku ceritakan pada kamu, pasti kamu akan merasakan hal yang sama dengan yang aku rasakan, jika kamu mendengar ceritaku nanti” ujar Dewi dengan penuh semangat di hadapan semua teman-temannya di kelas lima pagi itu. belum selesai Dewi berbicara, bel tanda jam pelajaran di mulai berbunyi. Mau tak mau Dewi terpaksa menghentikan ucapannya dan segera duduk di teras bersama murid-murid lainnya untuk mengikuti tadarus bersama di sekolah mereka yang memang setiap pagi dilakukan.
Hari ini adalah hari pertama Dewi masuk sekolah, setelah dua minggu menikmati liburan kenaikan kelas, Semua murid kelas lima Abu bakar siddiq itu di minta Bu Ria untuk menceritakan liburan mereka. Dewi tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dia adalah orang yang pertama yang mengacungkan tangannya ketika pertama kali Bu Ria meminta murid-muridnya untuk bercerita di depan kelas.
“Baiklah, Dewi silahkan bercerita tentang liburanmu kali ini” ujar Bu Ria.
Dengan bersemangat Dewi segera maju kedepan kelas, dan mulai bercerita tentang liburannya yang sangat menyenangkan. “Teman-teman semua, aku akan bercerita tentang liburanku. Di hari pertama liburan, papiku mengijinkan aku untuk browsing di warnet, aku sangat senang, di internet aku bisa tahu banyak hal, mulai dari pengetahuan umum, membuat email sampai dengan membuat blog, waktu itu aku pernah melihat ibu membuat blog untuk ibu sendiri, setelah itu aku jadi ingin mempunyai blog seperti ibuku. Sebelumnya aku juga sudah dibuatkan oleh ibuku sebuah email atas namaku sendiri, kerenkan, nah setelah itu aku baru membuat blog atas namaku sendiri, ternyata membuat blog itu sangat mengasyikkan, disana aku bisa menulis apa saja yang aku inginkan . aku juga menulis cerpen, dan aku juga memasukkan beberapa cerpen yang di tulis ibuku. Karena asyiknya membuat blog ini, maka tak terasa sudah maghrib. Papiku sedikit kecewa karena aku browsingnya terlalu lama, akhirnya papi memutuskan untuk memakai sebuah provider internet untuk komputer rumah kami.
Inilah yang sangat mengasyikkan buatku, setelah jaringan internet dirumahku sudah aktif, aku di ijinkan papi untuk menggunakan internet kapan saja aku mau. Dan di sepanjang liburan ini, aku browsing di internet setiap hari. Dan yang lebih menyenangkannya lagi, blogku sudah dibaca oleh beberapa orang, dan mereka memberikan komentar atas tulisan-ku, bahkan diantara mereka ingin menjadi sahabatku, kami sudah berkenalan meskipun hanya lewat email. Nah demikianlah cerita seru nya liburanku. Terima kasih.....” Dewi tersenyum puas setelah berhasil menceritakan liburanya yang paling seru.
Plok....plok....plok.... seisi kelas bertepik untuk dewi. Teman-teman dewi tidak menyangka ternyata cerita dewi sangat berbeda dengan liburan yang mereka rasakan, meskipun menurut mereka liburan mereka juga seru.
Tampilkan postingan dengan label artikel anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel anak. Tampilkan semua postingan
Selasa, 22 Desember 2009
Sabtu, 07 Februari 2009
Kuda Laut yang Unik

“Itu lihat ada kuda laut!”seru Ana sambil menunjuk kuda laut yang sedang berenang didalam aquarium besar. Hari Minggu ini Ana dan seluruh anak panti asuhan Darul Qalam sedang menikmati liburan di Sea Word.
Dengan antusias teman-teman Ana melihat kearah yang ditunjuk Ana. Benar, mereka melihat sekumpulan kuda laut yang asyik berenang. Tapi… lucu ya, kuda laut berenang dengan tubuh tegak. Subhanallah ! tahukah kalian beberapa keunikan yang diberikan Allah untuk kuda laut.
Kuda laut yang bernama latin Hippocampus kelloggi jordanet snider ini, berwarna kuning dan putih.
Bentuk dan susunan tubuh kuda laut memiliki rancangan yang sangat khusus. Tubuh kuda laut ditutupi baju zirah ( baju perang ) yang terbuat dari tulang, berguna untuk melindungi tubuh mereka dari bahaya. Baju zirah ini sangat kuat, sehingga jika kuda laut sudah mati dan mengering, kita tidak akan bisa menghancurkan tubuhnya hanya dengan menggunakan tangan saja. Tapi ingat, meskipun sejenis ikan, kuda laut tidak mempunyai sisik seperti ikan lain loh.
Kuda laut dapat menyamar atau berkamuflase dengan cara menyerupai bentuk dan warna kulit lingkungan sekitarnya.Ukuran mereka sekitar 4 sampai 30 cm, kepala kuda laut terletak membentuk sudut siku-siku. Keistimewaan ini tidak dimiliki oleh ikan lain.
Mereka berjalan dengan tubuh tegak. Kuda laut juga bisa loh, mengangguk-anggukkan kepalanya keatas dan kebawah seperti kalian, tapi dia tidak bisa menggelengkan kepala atau menoleh ke kiri dan ke kanan.
Kuda laut tidak pernah berenang jauh-jauh dari karang, untuk menghindarikan diri dari bahaya. Dia sering berdiam diri dan menambatkan ekornya pada karang-karang atau celah bebatuan. Kuda laut berenang hanya perlahan-lahan dalam posisi berdiri. Makanan kesukaan kuda laut adalah udang-udang kecil. Makanya kuda laut biasanya tinggal disepanjang paantai diantara ganggang laut dan tumbuhan lain.
Mata kuda laut juga unik loh, masing-masing mata mereka bisa melihat dua benda yang berbeda pada waktu yang sama!. Wow hebat ya !
Di dunia satu-satunya hewan jantan yang bisa hamil adalah kuda laut. Telur yang sudah dihasilkan oleh betina, dibuahi, dijaga, dan di simpan didalam perut kuda laut jantan selama 10 hari hingga 6 Minggu sampai menetas.
Telur yang siap menetas akan dilahirkan dalam waktu 30 menit. Jumlahnya antara 15 hingga 1000 ekor. Setelah melahirkan anak-anaknya, kuda laut jantan pun siap untuk menyimpan telur kembali.
Bayi-bayi kuda laut mirip sekali dengan induknya, tapi dengan ukuran yang lebih kecil tentunya,mereka mampu mencari makan sendiri setelah dilahirkan.
Kebanyakan spesies yang dikenal, Ibu dan Bapak kuda laut adalah pasangan yang setia, mereka tidak pernah berganti pasangan seumur hidup mereka. Pokoknya sehidup semati deh. Maha suci Allah yang sudah menciptakan makhluknya dengan beraneka ragam
Imam Kecil Amru Bin Salamah
Sejak tadi Amru memperhatikan kegiatan orang-orang yang sedang mempelajari Alqur’an dirumah Rasulullah SAW. Amru duduk di dekat jalan menuju rumah Rasulullah SAW
“Aku juga mau belajar seperti mereka, tapi bagaimana caranya ya?” Tanya Amru dalam hati. Tak lama menunggu, Amru melihat beberapa orang keluar dari rumah Rasulullah SAW.
“Sepertinya pengajian itu sudah selesai” batin Amru, bergegas Amru berdiri dari duduknya dan menghampiri salah satu dari orang yang sudah berjalan meninggalkan rumah Rasulullah SAW.
“Assalmualaikum Pak, bolehkah saya bertanya sesuatu ?”
“Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh, apa gerangan yang hendak kamu tanya Amru?” jawab si Bapak sambil memegang pundak Amru.
“Saya ingin sekali belajar Al Qur’an seperti Bapak, tapi saya malu datang kerumah Rasulullah SAW, karena saya masih kecil, umur saya baru 7 tahun Pak”
“Hmm, kalau begitu, bagaimana kalau saya saja yang memberitahukan kepada kamu apa yang baru saja kami pelajari”
Amru kecil mengangguk senang. Beberapa saat kemudian Amru sudah terlihat serius memperhatikan pelajaran yang di ajarkan oleh Bapak itu.
Amru memperhatikannya dengan sungguh-sungguh. Setelah Amru mengerti , si Bapak meminta Amru untuk mengulangi hafalan itu. Subhanallah! Amru berhasil mengulangnya. Dengan wajah gembira Amru berterima kasih kepada si Bapak.
Mereka berdua kembali kerumah mereka masing-masing. Di perjalanan menuju rumah, Amru terus membaca hafalan Alqur’an yang baru dipelajarinya.
Sejak saat itu, Amru selalu menunggu orang-orang yang baru selesai mengikuti pengajian di rumah Rasulullah SAW. Setiap orang-orang itu selesai mengaji, Amru selalu meminta mereka mengajarkan untuknya.
Suatu hari, kaum muslimin berhasil menaklukkan kota mekah dari orang kafir Quraisy. Pada saat itu mereka belum punya pemimpin atau yang biasa di sebut Imam.
Dengan kebingungan, para kaum muslimin mendatangi Rasulullah SAW, dan menanyakan siapa sebaiknya yang akan menjadi pemimpin mereka.
Rasulullah SAW menjawab, “ajukanlah orang yang paling banyak hafalan Al Qur’annya.”
Kaum muslimin pun sibuk mencari siapa orang yang paling banyak hafalan Al Qur’an nya. Mereka mendengarkan beberapa penghafal Al Qur’an membacakan hafalannya, Akhirnya pilihan mereka jatuh kepada Amru bin salamah, karena dari para hafidz itu, Amru bin salamah lah yang paling banyak hafal Al Qur’an.
“Ya Rasulullah, kami menemukan anak ini sebagai orang yang paling banyak hafal Al Qur’an, bagaimana pendapat Tuan?”
“Karena anak itu memenuhi syarat ku, maka segeralah kalian mengangkatnya sebagai imam bagi kalian semua” jawab Rasulullah SAW dengan tegas.
Dengan gembira dan bangga warga muslim mekah, menobatkan Amru bin salamah menjadi pimpinan mereka.
Subhanallah ! kecil-kecil Amru sudah jadi Imam ya, bagaimana dengan kita, dan hafalan Al Qur’an kita?.
“Aku juga mau belajar seperti mereka, tapi bagaimana caranya ya?” Tanya Amru dalam hati. Tak lama menunggu, Amru melihat beberapa orang keluar dari rumah Rasulullah SAW.
“Sepertinya pengajian itu sudah selesai” batin Amru, bergegas Amru berdiri dari duduknya dan menghampiri salah satu dari orang yang sudah berjalan meninggalkan rumah Rasulullah SAW.
“Assalmualaikum Pak, bolehkah saya bertanya sesuatu ?”
“Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh, apa gerangan yang hendak kamu tanya Amru?” jawab si Bapak sambil memegang pundak Amru.
“Saya ingin sekali belajar Al Qur’an seperti Bapak, tapi saya malu datang kerumah Rasulullah SAW, karena saya masih kecil, umur saya baru 7 tahun Pak”
“Hmm, kalau begitu, bagaimana kalau saya saja yang memberitahukan kepada kamu apa yang baru saja kami pelajari”
Amru kecil mengangguk senang. Beberapa saat kemudian Amru sudah terlihat serius memperhatikan pelajaran yang di ajarkan oleh Bapak itu.
Amru memperhatikannya dengan sungguh-sungguh. Setelah Amru mengerti , si Bapak meminta Amru untuk mengulangi hafalan itu. Subhanallah! Amru berhasil mengulangnya. Dengan wajah gembira Amru berterima kasih kepada si Bapak.
Mereka berdua kembali kerumah mereka masing-masing. Di perjalanan menuju rumah, Amru terus membaca hafalan Alqur’an yang baru dipelajarinya.
Sejak saat itu, Amru selalu menunggu orang-orang yang baru selesai mengikuti pengajian di rumah Rasulullah SAW. Setiap orang-orang itu selesai mengaji, Amru selalu meminta mereka mengajarkan untuknya.
Suatu hari, kaum muslimin berhasil menaklukkan kota mekah dari orang kafir Quraisy. Pada saat itu mereka belum punya pemimpin atau yang biasa di sebut Imam.
Dengan kebingungan, para kaum muslimin mendatangi Rasulullah SAW, dan menanyakan siapa sebaiknya yang akan menjadi pemimpin mereka.
Rasulullah SAW menjawab, “ajukanlah orang yang paling banyak hafalan Al Qur’annya.”
Kaum muslimin pun sibuk mencari siapa orang yang paling banyak hafalan Al Qur’an nya. Mereka mendengarkan beberapa penghafal Al Qur’an membacakan hafalannya, Akhirnya pilihan mereka jatuh kepada Amru bin salamah, karena dari para hafidz itu, Amru bin salamah lah yang paling banyak hafal Al Qur’an.
“Ya Rasulullah, kami menemukan anak ini sebagai orang yang paling banyak hafal Al Qur’an, bagaimana pendapat Tuan?”
“Karena anak itu memenuhi syarat ku, maka segeralah kalian mengangkatnya sebagai imam bagi kalian semua” jawab Rasulullah SAW dengan tegas.
Dengan gembira dan bangga warga muslim mekah, menobatkan Amru bin salamah menjadi pimpinan mereka.
Subhanallah ! kecil-kecil Amru sudah jadi Imam ya, bagaimana dengan kita, dan hafalan Al Qur’an kita?.
Langganan:
Postingan (Atom)